Tampilkan postingan dengan label Kritik dan saran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kritik dan saran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Mei 2011

pemimpin

etika ada rakyat kelaparan,
seharusnya pemimpinya lebih lapar,
bukan hidupnya mewah dan bergelimpang harta

ketika ada rakyat yg kekurangan,
kok pemimpinnya kaya raya

ketika ada rakyat yang busung lapar,
kenapa pemimpinnya bertubuh besar?

Ketika bocah kecil tidak sekolah,
mengapa pemimpinnya minta naik gaji?

Geramnya hati ini,
ingin sekali berontak, dan mengatakan kepada pemimpin kita,
mana janjimu pak?
Jangan dzolimi rakyatmu,

atau memang ini resiko hidup di negeri demokrasi,
hidup dinegeri kapitalis,

engkau memang pintar bapak-bapak, ibu-ibu,
tapi apakah kepintaranmu hanya sebatas ilmu dunia?

Kalian pasti akan dikenang para pemimpin,
namun dikenal karena KEBERHASILANMU atau justru KEGAGALANMU !!!

02:11 Mon 09-05-2011

Rabu, 29 Desember 2010

UJIAN NASIONAL oh UJIAN NASIONAL


Assalamualaikum wr.wb

Seperti banyak orang, saya juga berfikir UN merupakan momok yang menakutkan, bagaimana tidak, hikmah dari tahun ke tahun dengan banyak murid yang tidak lulus, ditambah lagi dengan terus bertambahnya standar nilai cukup membuat dampak psikis bagi diri saya pribadi.

Ya mungkin sangat masuk akal suatu alasan yang mengatakan "jika kita belajar serius 3 tahun ini, ya pasti bisa menghadapi UN"
namun kita kembalikan lagi kepada mental setiap orang,

Dan pemerintah terus menaikan nilai UN sampai target 70.00 (kalo tidak salah), ya katanya agar sama seperti di negara lain seperti Siangapura dll, namun saya kurang setuju jika pemerintah menaikan standar hanya karena ingin menyamakan negara lain, kenapa?
Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas serta pendidikan yang belum merata sehingga seharusnya standar nilai tidak terus dinaikan bahkan seharusnya UN ditiadakan,

Ditambah lagi karena mengejar target UN, sekolah menjadi terus giat memprogram agar murid lulus UN,memang tidak salah dan positive, tapi apakah 100% efektif?

Dan mungkin yang terakhir, setiap siswa pasti ingin lulus dengan nilai baik, dan UN menjadi momok menakutkan, akhirnya siswa takut tidak lulus, dan pada akhirnya siswa membeli jawaban. Saya kira lebih baik sekolah yang menentukan lulus tidaknya murid, karena guru lah yang tau aktivitas murid di sekolah. Dan tidak ada salahnya suatu sekolah meluluskan semua muridnya.

Saya kira sistem ujian di gontor lebih baik dari pada pemerintah,
terima kasih

wassalamualaikum wr.wb